Jumat, 11 September 2015

= KOPI

KOPI
karya : wijanarko

Kopi bundar kerling mata
Minum seteguk angkasa dirasa
Lupa diri mabuk karena rasa

Patgulipat kupat enak amat
Aneka selera beda rasa
Misteri piranti siapa yang kuasa
Lupa merenung rasa yang dirasa
Kabut kalbu hendaklah disingkirkan
Bening hati kemilau menyerap pancaran
Syukuri siapa yang menganugerahi.

Yogyakarta
10 September 2015

= OPO ANANE

OPO ANANE
( bukan merek Hp )
karya : wijanarko

Kodhok ijo mlumpat - mlumpat
Roso seneng mergo mangan kupat

Weteng wareg ora kumat ngelihe
Mripat padang iso mikir sirahe
Kahanan sing piye wae kudu dipikirke
Mergo kudu mikirke uwong sing mesakke
Ojo luweh - luweh wae ora mikirke sedulure
Kudu sumringah atine senajan koyo mangan pare
Wis ngono wae..

Yogyakarta
10 September 2015
  • Hardjo Tegoeh ASUSsila...(bukan merk hp) grin emoticon
    Pripun kabare Romo..?
  • News Feed

    KOPI
    karya : wijanarko
    Kopi bundar kerling mata
    Minum seteguk angkasa dirasa ...
    See More
  • Johan Trj Lupa bagaimana cara menikmati KOPI
    SANTAI
    Telur ceplok mata sapi
    Duduk manis minum kopi
    Hati rindu tiada henti...
    See More
      INSPIRASI
      karya : wijanarko
      Gajah didepan mata tidak terpantau oleh kesadaran
      Percikan ilmu yang terbentang luas menjadi sia-sia...
      See More
      PERTIWI
      Kerontang ranting menyeruak dibalik belukar
      Merah indah mawar berduri, harum berkarisma bunga melati
      Fenomena terpadu, terangkum berilmu ...
      See More
    1. What was your position at Nation Volunteer?
      1,506 Pending Items

    = HAKEKAT

    HAKEKAT
    karya : wijanarko

    Mendaki bukit hakekat mencari jawaban
    Semudah menduga tidak pernah menjadi jawaban
    Lapar dahaga menggoda tidak sirna
    Karena laku demikian sudah sepantasnya
    Percaya sisi lain meredam angkara

    Tepi sungai sahabat selalu disapa
    Berteman air penyejuk dahaga
    Komitmen didekap kuat , letih diabaikan
    Mensucikan perjalanan diri yang seyogyanya
    Tiada sia - sia, yakin meraih angan dipuncak
    Kemliau bintang pertanda karunia yang diterima
    Yang jauh tidak ada, mendekat didekati hakekat
    Karena rajin menyapa nama suci yang diyakini
    Mencari mukti kadang menggoda
    Berkah diarah hendaklah jadi kesadaran
    Demi anak cucu nanti sebagai insan yang diamanatkan
    Tulus berkiprah semoga mendatangkan semangat
    Saat tiba datangnya bintang terang benderang
    Menyibak kegelapan menjadi jalan yang bergemerlapan
    Tanda visual mungkin perlu adanya
    Sebagai bentuk komunikasi
    Serta wujud sebuah pengakuan
    Menyulut hati hingga berdentum menyuarakan rasa syukur
    Hingga akhirnya menyadari
    Diendapkkan gelora ego kedalam danau pencerahan
    Karena menyadari semua itu hanyalah titipan
    Yang harus dijaga serta dibagi-bagikan kepada sesama
    Hingga semua merasa makmur dan berbahagia
    Yang dimasa lalu telah menjadi pendukung perjalanan rohani

    Yogyakarta
    10 September 2015

    = NAFSU

    NAFSU
    karya : wijanarko

    Nafsu kencang berlari menabrak tangguhnya benteng iman
    Menyelinap dibalik kokohnya kesombongan
    Iri dengkipun diajaknya pula untuk memuluskan kiprahnya

    Sempurna sudah keterpurukan dan lunglainya keangkuhan
    Karena emas mutiara tanpa disadari telah menyeliputi nalar
    Luluh lantak pertahanan jati diri hingga tidak tesisa

    Yogyakarta
    11 September 2015

    = KUNCI

    KUNCI
    karya : wijanarko

    Waktu berjalan tiadalah diri kuasa menahannya
    Analisa demi analisa mengurai langkah kehidupan
    Lari berlomba lawan waktu
    Kubutuh sesuatu pendamping anganku
    Pedoman kuat yang tidak tergeser oleh waktu

    Mensyukuri setiap notkah berkah yang tergapai
    Menyelam kedalam misteri nasib untuk mencari jawaban
    Kesadaran diri hendaklah dipupuk tanpa ragu
    Karena yang menurut diri baik belumlah tentu baik
    Menerima setiap teka - teki yang hadir kadang tidak terduga
    Prasangka baik hendaklah selalu dicanangkan
    Dalam setiap detik hembusan nafas

    Yogyakarta
    11 September 2015

    = KONTEMPLASI

    KONTEMPLASI
    karya : wijanarko

    Malam tenang memeluk upaya kontemplasi
    Suara jangkrik mengalun mengusap kalbu
    Sajak membahana keseluruh alam semesta
    Alam, gunung, seluruh isi hutan berlomba
    Untuk menikmati kharisma suara dari maestro
    Jangan cabik pesona kecantikan budi pekerti
    Usir taring srigala perusak keseimbangan kalbu

    Yogyakarta
    12 September 2015

    = BUNDA

    BUNDA
    karya : wijanarko

    Bunda pejuang kehidupan duduk anggun diatas singgasana
    Dibawah naungan hangatnya keramahan sang langit
    Di sore hari yang menebar senyum simpulnya

    Sari madu sebatang rokok diteguknya
    Hati tidak lagi terlihat lunglai, ketangguhan memancar berkharisma
    Diri yang terhormat tegak kepala busung dada
    Yakin baju menawan terpancar dari hati yang ikhlas
    Kutangkap rasa bangga hatinya dengan kameraku yang sederhana
    Gayung bersambut kata terjawab
    Rasa bahagia kurasa dari sikapnya
    Ternyata tegak kokoh kearifan - kearifan hidup tetap terjaga
    Menjadi kemuliaan diabadikan tidaklah ada keraguan disana
    Tangkap rejeki profesi asongan sebagai pilihan
    Halal prinsip hidup terpatri di kalbu
    Nyaman hidup sejati harapannya
    Jaga pelihara pekerti luhur sekuat tenaga
    Pahamkan anak - anak pada nilai - nilai para kesatria kehidupan
    Gayuh sempurna alam fana dan kekal abadi tergapai keduanya sepanjang masa

    Yogyakarta
    11 September 2015